Connect with us

Kawanus.com

Kawanus.com

Mengunjungi Kampung Adat Kuta, Kampung Tertua di Ciamis

kampung adat kuta 3

Budaya & Sejarah

Mengunjungi Kampung Adat Kuta, Kampung Tertua di Ciamis

Foto via Instagram.com/syechan_hanafi

Mengunjungi Kampung Adat Kuta, Kampung Tertua di Ciamis

Pernah gak sih Kawan Jalan terbesit untuk menghabiskan akhir pekan atau liburan ke sebuah kampung adat? Selain bisa healing, di kampung adat juga kita bisa belajar tentang banyak hal adat istiadat yang masih dipegang teguh sampai sekarang. Oh iya, kampung adat itu merupakan sebuah komunitas tradisional yang memiliki fokus fungsi pada adat istiadat, serta satu kesatuan sebuah wilayah dimana anggotanya melakukan kegiatan sosial dan tradisi oleh suatu sistem budaya bersama-sama. Di Jawa Barat sendiri ada beberapa kampung adat, salah satunya Kampung Adat Kuta.

Daya Tarik Kampung Adat Kuta

Kampung Adat Kuta atau sering disebut Kampung Kuta merupakan sebuah kampung yang masih mengusung adat dan berada di wilayah Jawa Barat. Asal Kawan Jalan tahu, Kampung Adat Kuta ini merupakan kampung tertua di Kabupaten Ciamis. Masyarakat di Kampung Kuta masih memegang teguh adat istiadat, budaya serta kepercayaan. Selain masih memegang teguh adat istiadat, budaya dan kepercayaan, masyarakat Kampung Adat Kuta juga masih memegang teguh nilai-nilai budaya dalam setiap aspek kehidupannya, termasuk dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungannya. Salah satu contoh bahwa masyarakat Kampung Kuta menjaga kelestarian alam dan linglungannya yaitu ketika Kawan Jalan mengunjungi Kampung Adat Kuta Kuta, Kawan Jalan tidak akan menemukan sampah yang berserakan dimana-mana.

kampung adat kuta 2

Foto via Instagram.com/pramarta

Suasana di Kampung Adat Kuta masih sangat asri dan asli. Udara yang sejuk, masyarakat yang ramah, membuat siapa saja akan betah berlama-lama di Kampung Kuta. Banyaknya pohon-pohon yang rindang dan pesawahan yang luas begitu menenagkan hati dan fikiran. Di Kampung Kuta, kamu tidak akan menemukan rumah tembok yang beratap genting. Pasalnya di Kampung ini dilarang membangun rumah tembok yang beratap genting. Sehingga semua rumah di kampung ini harus berbahan dasar atau terbuat dari kayu dan berbentuk panggung dan juga atapnya harus menggunakan ijuk. Hal ini tentu saja mempunyai alasan, dimana salah satu alasan kenapa berbentuk panggung yaitu supaya tidak menyentuh tanah yang akan menyebabkan lembab.

Oh iya Kawan Jalan, rumah-rumah di Kampung Kuta harus saling berhadapan. Hal ini karena apabila ada sesuatu hal buruk yang terjadi, maka masyarakat setempat akan lebih cepat mengetahuinya. Setiap pekarangan rumah di Kampung ini pasti ditanami pohon kawung. Tak heran, karena masyarakat Kampung Adat Kuta bermata pencaharian sebagai perajin gula aren. Bukan hanya perajin gula aren saja, beberapa mata pencahariannya yang lainnya yaitu sebagai petani, peternak dan pengrajin anyaman. Berbeda dari kampung adat lainnya, Kampung Kuta sudah terbuka dengan kemajuan jaman, salah satunya di Kampung Adat Kuta sudah dialiri listrik.

Upacara Adat di Kampung Adat Kuta

Tahukah Kawan Jalan jika di Kampung Kuta terdapat beberapa upacara adat yang secara rutin dilaksanakan oleh masyarakat Kampung Adat Kuta. Upacara adat ini tentu saja tidak sembarang dilaksanakan dan hanya dilaksanakan diwaktu-waktu tertentu saja. Beberapa upacara yang sering dilaksanakan di Kampung ini diantaranya Upacara Sedekah Bumi yang dilaksanakan sebelum masyarakat bekerja mengolah lahan pertania, Upacara Babarit dilakukan ketika ada kejadian bencana alam, dan Upacara Nyuguh.

kampung adat kuta

Foto via Google Maps/Kampung Adat Kuta

Upacara Nyuguh merupakan upacara tahunan yang dilaksankan setiap tanggal 25 safar dalam perhitungan kalender Jawa atau kalender Islam. Upacara Nyuguh biasanya dilaksanakan disungai Cijolang yang membatasi Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Upacara Nyuguh merupakan ritual lanjutan dari daerah-daerah lainnya di wilayah Jawa Barat dengan  maksud tujuan mengantarkan Pasukan Pajajaran menuju Jawa Tengah. Nah jika Kawan Jalan penasan dengan proses Upacara Nyuguh, Kawan Jalan bisa datang ke Kampung Kuta pada tanggal 25 safar.

Rute dan Lokasi

Lokasi Kampung Kuta berada di Desa Karangpaninggal, Kec. Tambaksari, Ciamis, Jawa Barat. Untuk menuju lokasi Kampung Kuta, kamu bisa menggunkan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi.  Jika Kawan Jalan memakai kendaraan pribadi dan berasal dari Tasikmlaya, Garut, Bandung dan sekitarnya, Kawan Jalan tinggal mengikuti Jl Nasional III  sampai pertigaan Jl Bangunharja dan Jl Nasional III (arah menuju Kota Banjar), kemudian belok kiri menuju Jl Bangunharja. Dari Jl Bangunharja Kawan Jl lurus mengikuti jalan sekitar 12 km sampai menemukan musala. Dari musala kamu belok kanan dan kemudian lurus terus sampai menemukan pertigaan tugu pembatas antar desa dan kamu langsung belok kanan menuju lokasi Kampung Adat.

HTM, Fasilitas dan Akomodasi

Ketika Kawan Jalan ingin memasuki area Kampung Adat Kuta, Kawan Jalan tidak akan dikenakan tarif masuk. Kawan Jalan hanya akan dekenakan tarif parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Fasilitas di Kampung Kuta diantaranya area parkir kendaraan, mushola, dan toilet. Kampung Adat Kuta beroperasional setiap hari selama 24 jam. Walaupun 24 jam, disarankan jika Kawan Jalan berkunjung sebaiknya sebelum menjelang malam. Karena dari Jl Bangunharja menuju lokasi masih sangat minim penerangan dan cukup berbahaya. Salah satu alternatif penginapan dekat Kampung Kuta yaitu Hotel Galuh Sehati. Harga yang ditawarkan mulai Rp150.000/kamar/malamnya.

Hallo 🙌

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Budaya & Sejarah

To Top