Connect with us

Kawanus.com

Kawanus.com

Candi Jabung, Bukti Peninggalan Majapahit yang Kokoh

Video via Kawanus.com/Erni

Candi Jabung, Bukti Peninggalan Majapahit yang Kokoh

Setiap daerah memiliki cagar budaya yang menjadi bukti peninggalan sejarah. Kerajaan yang pernah bermukim di Indonesia rupanya meninggalkan bukti sejarah yang saat ini masih berdiri kokoh. Salah satunya Candi Jabung yang terletak di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Candi ini menjadi bukti kejayaan kerajaan Majapahit pada masa lampau. Hal ini tampak dari kokohnya bangunan candi, meskipun terbuat dari susuna batu bata namun tetap bertahan hingga ratusan tahun.

Keberadaan Candi Jabung berdiri di sebidang tanah berukuran 35 meter x 40 meter. Candi Jabung sempat mengalami pemugaran sebanyak tiga kali untuk proses pemeliharaan, sehingga saat ini wisatawan dilarang mendaki hingga atas candi. Jauh sebelum menjadi tujuan wisata seperti saat ini, keberadaan Candi Jabung sempat tidak terawat pada tahun 1970. Kemudian Pada tahun 1980, mulai dilakukan perbaikan hingga bangunan tersebut mengalami beberapa renovasi dan terawat sampai saat ini.

candi jabung 1

Candi Jabung (c) Kawanus/Erni

Sekilas Sejarah Candi Jabung

Dibangun pada tahun 1354, Raja Hayam Wuruk yang melakukan semedi saat berada di Jawa Timur menemukan ide untuk membangun candi. saat itu, bertepatan di wilayah Desa Jabung, Kabupaten Probolinggo. Selama masa pemerintahannya, candi ini digunakan untuk tempat pemujaan. Hayam Wuruk sekaligus memberi nama untuk tempat tersebut yang hingga kini digunakan yakni Paiton yang berasal dari kata Pait (Majapahit ) dan Ton (Kraton) jadi, tempat berdirinya kraton yang dibangun oleh Majapahit.

candi jabung 4

Candi Sudut juga Termasuk Bagian dari Candi Jabung (c) Kawanus/Erni

Kompleks Candi Jabung terdiri dari dua, yakni Candi utama dan Candi kecil (disebut juga dengan Candi Sudut) di sisi sebelah barat. Menurut penuturan warga sekitar, Candi Sudut awalnya dibangun untuk mengelilingi candi utama, namun pembangunannya belum selesai sudah ditinggalkan sehingga letak Candi Sudut dan Candi Utama lumayan terpisah agak jauh.

Daya Tarik Candi Jabung

Hal yang membuat takjub pengunjung ialah struktur candi yang hanya terbuat dari susunan batu bata merah tanpa tambahan meterial lain namun mampu berdiri kokoh selama ratusan tahun. Selain itu, terdapat relief di beberapa dindingnya yang terbentuk melingkar membentuk sebuah arca. Susunan tangganya mulai rapuh, sehingga pengunjung dilarang menaiki area sekitar tangga candi.

Sekitar candi terdapat taman yang luas dan berisi informasi mengenai sejarah dan asal usul candi. Sedangkan area menuju candi dilapisi oleh batu kerikil agar tidak banjir saat musim hujan tiba. Di kompleks area candi juga terdapat pohon dan buah maja yang lebat dan menjadi penanda bahwa kerajaan Majapahit pernah bermukim disini. Selain itu, juga ada sumur yang menjadi pusat mata air. Namun kini kondisinya kering dan hanya terisi sampah.

candi jabung 2

Bukti Pemugaran Candi Jabung (c) Kawanus/Erni

Tidak dipungut biaya untuk masuk dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan. Fasilitasnya tersedia toilet dan area parkir. Untuk biaya parkir mulai dari Rp2.000 – Rp5.000. Fasilitas toilet dikenakan biaya Rp2.000. Untuk melindungi candi agar memasuki area secara tertib, maka diberi pagar kawat untuk meminimalisir kerusakan dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Jika ingin beristirahat bisa di gazebo yang terdapat di sisi timur candi. Jika ingin lebih santai, bisa dengan membawa alas sendiri berupa tikar dan bisa berteduh di bawah pohon sambil menikmati sejuknya suasana di sekitar kompleks candi.

Akses dan Akomodasi

Lokasinya sangat strategis. Jika Kawan Jalan melalui Jalur Pantura Surabaya – Banyuwangi, arahkan tujuan menuju kecamatan Paiton, tepatnya Desa Jabung. Kemudian akan ada arah menuju lokasi wisata ini. Sekitar 500 meter dan melalui beberapa rumah penduduk, nantinya akan tampak bangunan candi yang berdiri kokoh. Aksesnya bisa ditempuh dengan kendaraan umum maupun pribadi. Jika menggunakan kendaraan umum hanya bisa sampai jalur pantura, kemudian berjalan kaki dan bisa di tempuh selama 15 menit.

Bagi Kawan Jalan yang ingin mengunjungi Candi Jabung, bisa berkunjung saat jam operasional, yakni dari pukul 07.00 – 17.30 WIB. Jika ingin bermalam, bisa menginap di Hotel Saragi yang berlokasi di Jalan Raya Panglima Sudirman No. 2 Kraksaan. Jaraknya sekitar 5 km dari pusat Candi Jabung. Tarif per malamnya sekitar Rp250.000 dengan fasilitas kamar ber-AC, akses WIFI gratis dan parkir gratis. Reservasi bisa melalui nomor telepon 0335-843020. Yuk, berkunjung ke Candi Jabung untuk memperluas ilmu budaya nusantara!

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Budaya & Sejarah

Advertisement

Trending

Advertisement
To Top